Cara Walang Sangit Menyesuaikan Diri dengan Unik

Cara Walang Sangit Menyesuaikan Diri dengan Unik

  • December 23, 2020

backlinks4you.org – Setiap hewan selalu memiliki cara tersendiri untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya, tak terkecuali walang sangit atau cenangau. Hewan bernama latin Leptocorisa oratorius merupakan serangga yang menjadi parasit di tanaman budidaya.

Hewan ini memiliki bentuk memanjang dengan ukuran 2, berwarna coklat kelabu, dan mempunyai belalai untuk menghisap cairan tumbuhan. Cenangau atau jenangau dewasa dapat berukuran hingga 14-17 mm dengan lebar 3-4 mm. 

Penyesuaian diri Cenangau

Cenangau menjadi serangga hama karena menghisap cairan tanaman dan cairan buah padi, sehingga dapat menyebabkan tanaman kurang hara lalu menguning. Apabila terjadi secara terus menerus, tanaman pun akan melemah dan mati. Oleh karena itu, cenangau banyak diburu dan dibunuh. 

Cara walang sangit menyesuaikan diri adalah dengan mengeluarkan bau busuk ketika sedang merasa terancam. Bau busuk tersebut diperoleh dari hasil sekresi dari tubuhnya. Terdiri dari 76% senyawa oktenal dan 16% sisanya merupakan senyawa n-oktil asetat. Bau busuk tersebut dapat mengusir musuh agar tidak mendekat. 

Perilaku Cenangau 

Serangga ini dapat menghasilkan 100-200 telur dan umumnya diletakkan pada helai daun padi. Memiliki nimfa berwarna hijau, kemudian berangsur-angsur menjadi coklat, bahkan dapat berganti kulit sebanyak lima kali. 

Stadia nimfa dapat terjadi selama 17 hingga 27 hari. Apabila kondisi lingkungan seang baik, imago bisa hidup selama 115 hari. Keduanya menyerang buah padi yang masih matang susu dengan menghisap isi buahnya. Hal tersebut menyebabkan padi akan kosong. 

Penghisapan bulir padi terjadi selama 24 jam, namun waktu terbaik bagi hama ini adalah pukul 05-09 dan pukul 15.00-19.00. Serangan dari hama serangga jenis ini dapat menurunkan hasil 10-405 dari jumlah keseluruhan panen. Namun pada serangan terbanyak dapat menurunkan hasil panen mencapai 100% atau puso. 

Apabila tidak ada bulir masak susu, cenangau bisa menghisap bulir padi yang baru mulai mengeras dengan cara mengeluarkan enzim yang bisa mencerna karbohidrat. Saat musim panen selesai, cenangau akan berpindah tempat ke padang rumput untuk mencari makanan lainnya. 

Pengendalian pada jenangau

Meskipun jenangau memiliki penyesuaian diri yang baik, namun para petani melakukan beberapa upaya untuk membasmi hama satu ini. Petani bisa melakukan penanaman padi secara serentak, penyemprotan insektisida, dan membuat sanitasi pada tanaman yang diserang dengan baik. 

Selain itu, petani bisa membersihkan gulma di pertanaman, pematang maupun di sekeliling tanaman padi. Pemasangan bangkai binatang akan membuat jenangau berkumpul, setelahnya semprot dengan insektisida. Perlu menjadi catatan bahwa penggunaan bahan kimia ini hanya bisa dilakukan ketika populasi mencapai 10 ekor/ 20 rpn. 

Baca Juga : Cara Mendapatkan Diamond Ml Gratis Anti Banned Untuk Para Gamer

Itulah cara walang sangit menyesuaikan diri, jadi Anda bisa mengetahui keberadaannya apabila mencium bau busuk atau tanda-tanda lain seperti tanaman yang menguning belum waktunya. Dari penjelasan tersebut, Anda juga bisa menanggulangi keberadaan jenangau sebagai hama. Semoga bermanfaat!

Lestari

E-mail : admin@backlinks4you.org

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*